Langsung ke konten utama

#CERITAKU, Halim Perdanakusuma

Hari ini, cukuplah langit sangat bersahabat, memberi dingin serta hangat menyejukkan, meski rindu menusuk hingga menyakitkan.
Sore tadi, gue dan salah seorang teman lama berkunjung ke Bandara Halim Perdanakusuma untuk melihat pesawat take off serta landing disana, jangan ditanya siapa yang mengajaknya kesana, itu udah pasti gue. Konyol memang keinginan gue yang satu ini, tapi teman gue mampu mewujudkannya.
Gue juga nggak tau kenapa tiba-tiba ingin kesana, padahal kalo dipikir pake logika asal liat langit juga pasti udah bisa liat pesawat bukan? Cuma aja sensasinya beda. Ah kayaknya emang cuma gue diantara teman-teman yang lain, yang kalo punya keinginan paling aneh hahaha.
Tapi yaudahlah, itu semua udah terwujud hari ini, gue melihat langsung beberapa pesawat take off secara bergantian serta landing yang sangat beraturan, angin sore tadi serta langit yang teduh membuat gue semakin nggak mau pulang, tapi buat apa berlama-lama disana, jagain bandara? Yakali.
Oke, semua berawal dari Buku Tidak Pernah Ada Kita karya kak Dwitasari, didalam buku itu tertulis tokoh perempuan dan laki-laki berbaring diatas rumput hijau Lapangan Sutasoma, Halim sambil melihat pesawat yang berlalu-lalang dilangit, terus gue kaya langsung mikir, wah kayaknya seru nih tapi nggak mungkin bisa gue wujudkan. Akhirnya gue coba tanya teman gue ini yang sering ke Halim, "gue nggak tau Lapangan Sutasoma nggiw, tapi gue tau tempat buat liat pesawat take off sama landing" katanya dalam sebuah pesan whatsapp, gue langsung mengiyakan dan excited banget pas tau kalo dia mau wujudkan keinginan gue.
Dan disinilah gue dan dia, di daerah Bandara Halim Perdanakusuma, melihat beberapa pesawat yang take off serta landing di langit Bandara yang teduh, ditemani semilir angin serta bisingnya suara pesawat yang membangkitkan semangat.
Ada perasaan aneh yang menjalar pada diri gue saat itu, gue yang saat ini bukan lagi anak SMA, gue yang saat ini sedang beranjak dewasa ngerasa aneh aja melakukan hal seperti itu, tapi prinsip gue, apapun itu asal bisa membuat lo bahagia, maka lakukanlah selagi masih bisa dilakukan.
Terimakasih untuk teman lama gue, meski capek-capek pulang kuliah, masih nyempetin mewujudkan keinginan teman seperti gue hehehe. Awalnya gue nggak rindu, sekarang jadi rindu karena jarang bahkan tak pernah bertemu jika bukan karena hal sesuatu.
I'll be back, Halim Perdanakusuma

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#CERPEN, Jogja dan Kenangan serta Apa Arti Pulang

            Awan hitam berkumpul pada langit Jakarta dini hari. Aku berjalan menyusuri lorong Stasiun Pasar Senen menuju percetakan tiket boarding pass. Setelah drama yang panjang, akhirnya aku bisa mengambil cuti. Menjadi kacung di Jakarta sejatinya bukanlah sebuah impian tapi kini menjadi pilihan yang dijalankan.             Persiapan keberangkatan Kereta Bengawan dengan tujuan akhir Stasiun Wonosari akan diberangkatkan pukul 06.00 WIB.             Intruksi petugas membuatku bangkit dari kursi tunggu, ku lihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kiri ku, pukul 05.40 artinya masih ada waktu 20 menit lagi sebelum keberangkatan. Aku memasuki Gate 3 menyerahkan tiket juga kartu identitas disusul mencari gerbong kereta 6 seat 3D, tepat disamping jendela. Spot favoritku.       ...

#CERITAKU, Kesalahan untuk Pengalaman

Seperti biasa jika ada waktu senggang, setiap hari minggu gue usahain untuk ikut kajian di daerah kota tempat tinggal gue sendiri, ya Bekasi. Hari ini gue ikut 2 kajian sekaligus dengan pemateri dan materi yang berbeda namun di tempat yang sama, tapi hari ini menurut gue hetic banget selain emang udah niat buat datang kajian, gue dapat kabar kalo gue lolos seleksi interview buat jadi komite salah satu komunitas hijab di Bekasi, jangan ditanya rasanya gimana, udah pasti gue seneng banget tapi disisi lain gue ngga mau menyia-nyiakan ilmu yang akan gue dapat dari 2 kajian ini. Okay gue puter otak berusaha buat manage waktu gimana pun caranya semuanya harus bisa terlaksana. Oke paginya gue usahain sebelum berangkat kajian, tugas rumah harus udah beres. Oke mungkin kalian bingung dimana letak heticnya . Gue ceritain nih tepat pukul 08.30 gue udah rapi, gue coba hubungi temen gue yang mau berangkat bareng, gue whatsapp ngga deliv , gue telpon ngga diangkat, bingung kan pasti jad...

#HANYA SUDUT PANDANG, Selembar Kain

Muslimah tentu tidak akan pernah terlepas dari yang namanya Hijab. Hijab merupakan ciri khas utama umat muslim kaum Hawa. Dalam Al-quran dan Hadist sangat tertera jelas bahwa berhijab atau lebih luasnya menutup aurat merupakan sebuah kewajiban bukan untuk trend semata, bukan untuk menarik perhatian, atau bahkan untuk menutupi sesuatu yang sangat tidak diinginkan, nauzubillah min dzalik . Untuk era modern seperti ini, banyak sekali model hijab yang mungkin saja dapat menyalahgunakan aturan yang tidak sesuai dengan yang diperintahkan didalam Al-quran dan Hadist. Sebagian umat muslimah yang mengerti maka akan menggunakan hijab sebagaiman mestinya, tapi bagaiman dengan muslimah (maaf) yang pengetahuan agamanya minim? Sungguh miris bukan? Itu tugas kita sebagaimana sesama saudara muslim, untuk sama-sama merangkul dan saling menegur saat diantara kita berbelok ke jalan yang tidak diridhoi-Nya. Namun, tak jarang muslimah berhijab dengan tujuan yang lain, bukan karena lillahi ta'...